Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

ALHAMDULILLAH: RUMAH IMPIAN TANPA RIBA

   بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ

Alhamdulillah…Lagi dan Lagi…Alloh memberikan kejutan yang diluar dugaan

Janji Alloh yang selama ini kugenggam erat di Surat At Talaq ayat 2-3

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar (2)

Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya (3)

ALHAMDULILLAH

15 Agustus 2020

Alloh memberikan kami sebuah rumah yang diiringi tangisan dalam doa harapan.

 

Berikut saya tuliskan kronologisnya

Maret 2019,

saya resmi bekerja sebagai CPNS di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Sedangkan rumah orangtua Kab. Kebumen.57 km.

Sehingga ku putuskan mencari kontrakkan, agar tidak lelah di perjalanan yang lumayan 2 jam.

Sebelumnya telah sya tuliskan “Suka dan Duka hidup di Kontrakkan”.

Pekerjaan tetap telah ku miliki Alhamdulillah. Anak dan istri Alhamdulillah juga sudah lengkap. Tapi rumah masih ngontrak.

Tidak dipungkiri dari awal ngontrak saya ingin sekali punya Rumah sendiri.

Di samping kontrakan, ada rumah permanen lumayan besar, katanya mau dijual 250 Juta. Hati kecil saya langsung tertarik. Apalagi menimbang harga tanah akan terus melonjak.

Kalau sudah punya pekerjaan tetap tapi belum punya rumah, “biasanya” langsung mendatangi Riba. Saya dari dulu berusaha menghindari Riba, masih saja di bisiki iblis kalau kamu ga riba,,, gimana mau punya rumah?? Lihat harga tanah terus melonjak. Udah lah ga usah sok ‘alim. Lagian banyak yang melakukan”

Terus menerus bisikan yang berusaha melunturkan iman.

Akhirnya saya konsultasi ke Ustadz.

Saya bercerita tentang ada rumah yang dijual, dan umumnya pada Riba.

Beliau pun menjawab dengan tegas.. tapi menyejukkan hatiku

“menurut antum gimana menzinahi ibu kandung sendiri?”

Tentu dosa besar yang sangat memalukan

“sudah… sabar aja, menabung sebisanya”

Setelah itu, ambisiku membeli rumah sebelah dengan Riba, seketika hilang.

Bismillah!

Saya memilih mulai nabung.

Dengan gaji CPNS 1.900.000 Alhamdulillah mulai saat itu saya menabung 600.000

Di sini lah pertaruhan iman dan pertentangan batin

1. dengan Riba seolah-olah solusi terbaik. Menggadaikan SK CPNS lalu mendapat rumah seharga 250 juta.

Namun…. Siapa jamin Saya selalu sehat dan bisa melunasi. Bagaimana jika belum lunas, dan belum taubat .. tiba-tiba saya mati?

Juga,,, apakah pantas? Rumah yang akan kami gunakan untuk melahirkan dan mendidik para pejuang Alloh dan Rasulullah namun dibangun dari hal yang Alloh haramkan?

2. menabung 600.000

Di hati kecilku tetap ada sedikit keragua dengan cara ini

Bagaimana tidak, bila dihitung, 

untuk mendapatkan rumah seharga 250 Juta, membutuhkan puluhan tahun. 

250.000.000 : 600.000 = 416,7 bulan  atau 34 Tahun lebih!

Jujur hati ini sedih… “masa puluhan tahun aku baru bisa beli rumah, bahkan mungkin udah punya cucu”

Seakan ku menempuh jalan yang berat, namun ku selalu berusaha menempuh jalan yang Alloh ridhai, yaitu meninggalkan Riba.

Karena berusaha selalu yakin dengan janji Alloh dalam sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئاً لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ بَدَّلَكَ اللَّهُ بِهِ مَا هُوَ خَيْرٌ لَكَ مِنْهُ

“Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik.” (HR. Ahmad 5: 363.

Maret 2019 berlalu

27 April 2019

ku menulis Kisah perjalanan Menuju CPNS .

Karena aku termotivasi berbagi kepada para teman-teman pejuang CPNS. Motivasi bagaimana kita harus #LibatinAlloh dan #AndelinAlloh dalam mewujudkan impian.

Walhasil… Alhamdulillah, banyak sekali pembacanya.

Tidak berhenti di situ, Alhamdulillah saya membuat grup CPNS untuk saya berbagi pengalaman. Awalnya di grup WhatsApp, kemudian bertambah di Telegram.

September 2019

Seleksi CPNS pun di buka. Saat itu saya masih berbagi dengan pejuang CPNS entah melalui chat personal, grup maupun menulis di blog.

Dan Insha Alloh saat itu, saya tidak berniat mencari rupiah. Saya sudah bahagia bisa berbagi menjadi orang bermanfaat. Apalagi dengan semangat dakwah mengajak #LibatinAlloh dan #AndelinAlloh.

Oktober - Desember 2019 

saya lumayan sibuk di DIKLATSAR CPNS

Januari 2020

Tes CPNS SKD/ Tahap 1 atau Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dimulai. Saya masih terus semangat membantu teman-teman.

6 Februari 2020

dengan #LibatinAlloh saya membuat Youtube “Ubay Channel” untuk melebarkan sayap dakwah, terutama berbagi kepada Pejuang CPNS.

Dalam tes CPNS pada umumnya menggunakan 2 Tahap. Bila tahap 1 lolos, maka berlanjut ke Tes Tahap 2 atau Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Di Tahap 1, semua formasi se-Indonesia, jenis Soalnya sama

Di Tahap 2, tergantung jenis formasi yang didaftar.

Berhubung saya adalah PNS Guru PAI, maka hanya Pejuang CPNS PAI lah yang Insha Alloh bisa saya bantu maksimal.

Dari saya membuat grup baru khusus PAI

  • Membuat materi-materi PAI di YouTube
  • Membuat Try Out
  • Sampai membuat Modul SKB PAI

Dan hampir sepanjang hariku dihabiskan untuk membantu mereka, bahkan bisa dikatakan waktu bersama anak istri berkurang drastis. Walaupun GRATIS dan tidak sepeserpun uang yang saya dapatkan saat itu, saat itu tetap bahagia karena Insha Alloh semangat dakwah.

AKHIRNYA…….. INILAH TITIK PERUBAHAN

ALLOH MEMBERIKAN HADIAH KEPADA HAMBA-HAMBA YANG TULUS MEMPERJUANGKAN AGAMANYA (insha Alloh)

Suatu hari Alloh mengutus seseorang yang menghubungiku dan menyampaikan petunjuk dari Alloh.

Dari chat beliau di atas, aku akhirnya tersadar

Aku juga lelah, badan lelah, mata lelah di hadapan computer, akal setiap hari berfikir. Apalagi aku juga kasihan sama istri, setiap hari melihat suaminya menyendiri di Kamar Kontrakan tapi tidak tahu hasilnya

Awalnya “dilema”

kan aku berdakwah, masa mau nyari untung”

“bay… ini ga nyari untung. Tapi menghargai semua yang telah kamu lakukan dalam berdakwah. Ok kamu ikhlas, bagaimana dengan anak istrimu? Apa kamu ga kasihan?. Ya udah gini aj, sebagai menjaga niat kamu berdakwah, karyamu jual dengan Harga yang mudah dijangkau orang-orang”

Begitu lah kira-kira dialog intrapersonalku.

 

Akhirnya bismillah

7 April 2020

dengan #LibatinAlloh, karya yang saya buat DIKOMERSILKAN. Tapi saya belum bilang ke istri

Saat itu saya langsung menjual Produk dan Layanan

1. Bimbel CPNS 2020

2. Ebook / Modul SKB PAI

3. Try Out berbayar

 

Bimbel CPNS

Berhubung saya PNS PAI, Jadi saat itu saya membuka hanya PAI, agar sepenuhnya saya bisa menghandel.

7 April 2020 saya membuka Pendaftaran dengan biaya Rp 200.000,-

HASILNYA…..

…..

ALLOHU AKBAR!!!!

Dari tanggal 7 April saya sibuk melayani orang – orang yang mendaftar.

+- yang bergabung 200 Orang.

Artinya Rp 200.000 x 200 saya mendapat 40 JUTA!!

ALLOHU AKBAR!!

Sungguh tidak menyangka sebanyak dan secepat itu Alloh memberikan kejutan

 

Uangnya saya kumpulkan di Rekening.

Suatu hari, saat aku pulang ke kontrakan

Aku minta istri tutup mata, dan ku sodorkan rekening di depannya

Saat dia membuka mata dan menatap nominal 20.000.000 dan 10.000.000 

mata dia berkaca-kaca bahagia

“bi… dari mana ini bi…”

Seketika hal yang dia ungkapkan adalah “RUMAH”

 

Selain itu, penghasilan yang tidak saya duga dari Penjualan ebook/modul.

Penghasilan kami saat itu, dari 100.000 sampai jutaan tiap harinya

ALLOHU AKBAR!!

Produk Try Out hasilnya tidak seheboh di atas.

 

>> KEMBALI SOAL RUMAH

Saat itu saya sudah mendapat rejeki kejutan kurang lebih 45 juta.

Jadi mulai melirik Harga Tanah atau Rumah. Iseng-iseng bergabung di Grup Facebook Jual Beli Tanah juga bertanya ke sekitar kontrakan. Hasilnya….Masih tetap membuatku sedih.

Gimana tidak, tanah harganya 4juta.an per ubin. Apalagi rumah mencapai 300an juta. Ya Alloh….. uang dari mana aku??? uang segini aja aku sudah bersyukur sekali.

Berkali-kali aku tanya sampai ke rumah orang yang punya, hasilnya masih membuatku menundukkan kepala. 

Galau…

Sedih… 

Kalau tidak salah 23 April 2020 adalah bulan Puasa.

INI DIA JALAN REVOLUSI 


Kuingat lagi, dan kutanamkan lagi ke jiwa tentang JANJI ALLOH kepada hamba yang berSEDEKAH. Apalagi di bulan suci Ramadhan, pahala yang dilipat gandakan.

Aku pun berencana sedekah. Berapa???

Setelah musyawarah dengan istri, akhirnya kami sedekah dengan nominal belum pernah saya sedekah sebanyak itu.

Tidak Cuma itu, saya mengadakan penggalangan dana untuk anak yatim dan dhuafa yang terkumpul 4juta.an saat itu.

Dan di bulan puasa itu, hajatku yang paling utama adalah BELI RUMAH TANPA RIBA.

Secara nalar dan matematika manusia, uang kami awalnya 45 an juta, karena disedekahkan sangat berkurang

ALLOHU AKBAR!!!

Setelah lebaran…

Alloh membalas 3X LIPAT!!! Kurang lebih

Penjualan melonjak drastis dan semakin banyak yang bergabung di bimbel

Saat itu bulan Juli kurang lebih saldo kami bertambah menjadi 65 Juta

 

>> SOAL RUMAH LAGI

Masih tetap kesana-kesini saya melirik rumah maupun tanah, siapa tahu ada yang dijual dengan harga murah.

Hasilnya NOL….!!

 

31 Juli 2020 adalah Idul Adha

Dari dulu, saya punya impian menyembelih hewan kurban.

“dilema” kembali melanda

Ditanya istri “bi… gimana besok jadi Qurban?”

Aku juga tetap manusia biasa yang terus mendapat godaan Iblis. sehingga terus perlu belajar dari para orang shaleh

Ku jawab “kita belum wajib mi, tempat tinggal aja masih ngontrak”

Seolah FIX ga jadi Kurban. Namun setelah itu, saya membuka hp dan QADARULLAH dipertemukan dengan Ceramah Ust Syafiq Riza Basalamah dengan Judul “Merasa Berat untuk Berqurban” klil gambarnya untuk mendengarkan.

Sungguh hatiku tertampar, hatiku menangis. Betapa aku masih ragu dengan pertolongan dan janji Alloh.

Saat itu juga, kudatangi istri,,

“mi….” Perlahan mataku merah dan air mataku menetes di depannya

“kita jadi Qurban”

“walaupun tabungan rumah kita akan berkurang”

“sudahlah… kita tawakal pada Alloh. Terserah Alloh mau ngasih kita rumah atau tidak” sungguh kalimat ini membuat air mataku semakin deras

Dan lebih menyejukkan lagi, istriku sangat mendukung

30 Juli 2020

saya pulang ke rumah orang tua, dan membeli kambing untuk dikurbankan. Ini lah salah satu impian yang harus ku wujudkan

Secara Matematika manusia, lagi dan lagi tabungan rumahku berkurang.

ALLOHU AKBAR!!!

JUSTRU BERLIPAT!!!

Setelah idul Adha, pendaftar Bimbel Membeludak!!

Dan penjualan ebook teruuusss melonjak

Sehingga tabungan rumah saat itu kurang lebih 80 JUTA!!!

 

>> SOAL RUMAH LAGI

Agustus 2020

Saya iseng menghubungi orang yang menawarkan tanah di facebook. Kita janjian melihat tanah yang ditawarkan. Sayangnya saya tidak cocok.

Saya tanya “yang sekalian rumah ada ga? Biar ga mikirin harus membangun”

“ow ada di situ..”

“ ya udah yuk kita ke sana”

Kami pun berjalan menuju ke sana

MASYA ALLOH...Baru sampai depan rumahnya, saya udah jatuh hati.

Lalu kami masuk, dan bertemu langsung ke pemiliknya

Setelah saya melihat dalam rumah dan sekelilingnya, kemudian saya bertanya “berapa ini pak?”

…………

“saya ga nawar mas, ini sudah pas 160 JUTA!!”

DEGGGGGG!!!

Seketika berfikir keras… ku tak bisa menjawab TIDAK ataupun IYA.

Saya hanya berusaha terlihat santai saja

Belum selesai berfikir

Dia bilang “saya minta DP 25 Juta!”

Di hatiku “Alhamdulillah, sudah ada”

Dan sore itu juga, saya diajak salaman

“DEAL ini yah??”

Ku jawab “bismillah DEAL

 

ALLOHU AKBAR!!!

160 juta!

Tabungan ku 80 juta!!

 

Kebingunganpun melanda, apalagi setelah DP ku serahkan.

Ku telpon orang tua, dan kuceritakan jika ada rumah bagus strategis murah, takut dibeli orang lain.

Dan jawaban orang tua sudah ku tebak, karena kondisi keuangan yang sedang susah

“ya gimana im / ubay, sebenarnya bapak ya pengin bantu. Tapi kamu tahu sendiri lah kondisi bapak sekarang”

Walaupun pahit sedih, ku jawab “gapapa pak, yang penting doanya saja”

 

Mertua??

Kondisi keuangan sama saja.

Tapi ku tidak menyerah

 

Ku minta bantuan teman dan saudara2

Hasilnya??

NOL BESAR

Tak menyerah

 

di lain hari aku berangkat ke Kota Purwokerto ( kurang lebih 1 jam),

kudatangi Bank Syariah untuk melakukan pembiayaan atau Murabahah.

Awalnya BNI Syariah, hasilnya DITOLAK.

Ke Bank Muamalat, hasilnya DITOLAK

Ke BTN Syariah, hasilnya DITOLAK lagi

ASTAGHFIRULLAH

Seharian ku mencari jalan yang halal / Syar’I tidak berhasil sama sekali.

Seakan aku kesel sendiri

“gimana sih Bank Syariah, pantesan orang-orang milih BANK RIBA. Orang yang Syariah aj ribet seperti ini”

Saat itu semakin kencang lagi bisikan RIBA

Terasa sudah buntu pikiranku, pulang ke kontrakkan MAGHRIB TANPA HASIL APA-APA

 

Saya shalat Isya berjama’ah ke Masjid

Disitu lah saya menangis sepanjang shalat

Seakan berdoa

“Ya Alloh….

Aku mau beli rumah, tapi uangnya kurang

Mana ini harus segera melunasi

Sudah mencari pinjaman ke siapapun yang tanpa RIBA hasilnya NOL

Ke Bank Syariah pun DITOLAK MENTAH-MANTAH

 

YA ALLOH

JANGAN SAMPAI AKU TERJERUMUS RIBA

Aku takut dosa riba Ya Alloh

Aku ga mau memporakporandakan keimanan yang selama ini dibangun

Aku tahu betapa besarnya dosa RIBA

Tapi kondisiku dalam kebuntuan

Tolong aku Ya Alloh…

Terus ku menangis

Meminta Solusi ke Alloh agar terhindarkan dari RIBA

 

ALLOHU AKBAR!!

Selang beberapa hari, rejeki MIN HAITSU LA YAHTASIB ( di luar dugaan )

1. Tabungan rumah yang dari awal CPNS ternyata bisa dicairkan (di Bank Syariah), jumlahnya 10juta kurang.

2.  tiba-tiba Alloh memberikan petunjuk kepadaku untuk membuat sebuah produk ebook lagi yang lain daripada yang lain.

Setelah kurenungkan matang-matang, bismillah…akhirnya ku bikin dan Launching

ALLOHU AKBAR!!!!

Hasilnya Membuat hati ini semakin malu dengan Alloh

Dalam waktu 4 hari, hasil penjualan kurang lebih 10 JUTA!!!

Jadi Total saat itu uang sya ditambah tabungan lain kurang lebih 110 Juta

 

3. QADARULLAH, Terus mendapatkan pertolongan Alloh. Aku dipertemukan dengan seseorang yang hatinya mulia yang bersedia membantu saya membayar rumah. Dia memberi kelonggaran waktu selama 3 tahun, untuk saya melunasi

 

ALLOHU AKBAR!!!

Janji Alloh TERBUKTI  

فَاصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ

Dan bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar (Ar rum : 60)

15 Agustus 2020

Saya melakukan Transaksi PEMBELIAN RUMAH 160 JUTA TANPA RIBA!!


Baiti Jannati/Istana Surgaku, Banyumas

Selasa, 20 Oktober 2020 00:00

Posting Komentar untuk "ALHAMDULILLAH: RUMAH IMPIAN TANPA RIBA"

Berlangganan via Email