Kalender Hijriah

Agar Do'a Mudah Terkabul



Apa yang harus dilakukan sebelum berdo’a ?

Ingatlah Allah Saat Senang dan Lapang, Allah Akan Mengingatmu di Saat Susah
  Entah tabiat atau fenomena, biasanya dari kita sangat mendekat kepada Alloh ketika dalam keadaan susah, saya pun sering seperti itu. Akan tetapi kita harus berusaha mengingat dan mendekat kepada Alloh biarpun dalam keadaan bahagia, senang, lapang dan sehat. Karena apa?
Karena Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﺗَﻌَﺮَّﻑْ ﺇﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻓِﻲ ﺍﻟﺮَّﺧَﺎﺀِ ﻳَﻌْﺮِﻓُﻚ ﻓِﻲ ﺍﻟﺸِّﺪَّﺓِ
Kenalilah (ingatlah) Allah di waktu senang pasti Allah akan mengingatmu di waktu sempit.” (HR. Tirmidzi)
Apa maksudnya mengenal atau mengingat Alloh?
  Yaitu selalu menjalankan perintahnya dan berusaha semaksimal mungkin meninggalkan apa yang dilarang. MINIMAL, tidak syirik, melaksanakan shalat 5 waktu, puasa ramadhan, zakat (yang mampu) dan haji (yang mampu). Dan meninggalkan dosa-dosa besar.

Hindari makanan dan pakaian yang Syubhat bahkan Haram
  Ini hal yang sering kita lupa sehingga berdampak pada susah terkabulnya doa. Betapa tidak kita sering lupa bahkan sengaja memakan makanan haram. Bukan hanya hasil mencuri, haram karena bekerja atau berdagang tidak jujur, menemukan uang langsung dimakan, senang berurusan dengan RIBA seperti koperasi dan Bank Konvensional dsb.
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bercerita,
 ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِىَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ ».
… Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang seorang laki-laki yang telah menempuh perjalanan jauh, sehingga rambutnya kusut, masai dan berdebu. Orang itu mengangkat tangannya ke langit seraya berdo’a: “Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku.” Padahal, makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram dan diberi makan dari yang haram, maka bagaimanakah Allah akan memperkenankan do’anya?” (HR. Muslim no. 1015)
  Mari kita intropeksi dan selalu berusaha untuk berhati-hati dalam memasukan makanan dan minuman ke diri kita maupun keluarga kita, karena dampaknya sangat berbahaya.

Dibuka dengan shalawat kepada Nabi
‘Umar radhiyallahu ‘anhu pernah mengatakan,
إِنَّ الدُّعَاءَ مَوْقُوفٌ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ لاَ يَصْعَدُ مِنْهُ شَىْءٌ حَتَّى تُصَلِّىَ عَلَى نَبِيِّكَ -صلى الله عليه وسلم-

“Sesungguhnya doa itu diam antara langit dan bumi, tidak naik ke atas hingga engkau bershalawat kepada Nabimu shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Tirmidzi, no. 486.)

Meminta bantuan doa
Orang tua kita.
Selain kita harus berbakti kepada mereka. Mintalah kepada mereka agar Alloh memberikan kita jodoh sesuai apa yang kita dan orang tua kita inginkan
dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ، لَا شَكَّ فِيهِنَّ: دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ، وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ

Ada 3 doa yang mustajab, dan tidak diragukan mustajabnya, yaitu doanya orang yang didzalimi, doanya musafir, dan doa orang tua kepada anaknya. (HR. Ahmad 7510 dan dihasankan Syuaib al-Arnauth).

Orang shalih, seperti guru dan kyai. Ust hanan attaki mengajarkan, ketika mendatangi mereka selain minta nasehat, mintalah agar didoakan

baca juga : Kapan waktu do'a mustajab


Wallohu a’lam
Sumpiuh, 11 Mei 2019
Ngubaidillah M.Pd

Related Posts