Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sejauh mana kita mengatakan "cinta" pada islam?

Sudah pantas,jika seseorang berani mengorbankan apa yang dia miliki,demi apa yang dia cintai

termasuk juga dalam beragama islam
byak yang telah mengorbankan sgalanya,demi berdiri tegaknya islam di muka bumi,diantaranya
pda perang badar
inilah peperangan yang sangat menyakitkan bagi para sahabat,bukan karena meraka kalah,justru mereka pulang dg kemenangan
hal ini disebabkan,mereka telah membunuh ayahnya sendiri,saudaranya sendiri,pamannya sendiri,keponakannya sendiri
orang yang tlah lama tak berjumpa,smenjak kepergian para sahabat,demi menghindari kekejama kafir quraisy
kini tlah terbunuh oleh tangananya sendiri
hilal yg rela disiksa di bawah terik matahari,di tindih batu

ini karena lebih kecintaan mereka pda islam

takan mampu tinta di dunia tuk menggambarkan kecintaan seorgah uma terhadap islam
meskipun laut sbg tinta,dan pohoo2 sebagai pena,takan bisa kata2 terangkai.
tak kan ada yg bisa menggantikan kecintaan seseorang terhadap islam,demi ridho Allah

kepala yang terpenggal
nafas yg terhenti
harta yg tiada brbkas
bahkan nyawa yg melayang

semua itu dikorbankan,
abu thalhah,yg rela menjadi tameng Rasulullah SAW,ketika perang uhud. Menjadi sasaran panah musuh berpuluhkali2

yang perlu menjadi renunungan bagi kita,sejauh ni . .apa yang telah kita korbankan demi islam
apa kita gak malu dengan para sahabat?
Yang telah syahid di jalan Allah,
dan skrang bukan saatnya berperang
tapi saatnya menegakkan islam
itulah pengorbanan yg seharusnya kita lakukan sekarang

masihkah kita berfikir"bagaimana caranya?"
sungguh kita manusi yang bdoh
1.perbaikilah diri qta sesuai dg ajaran islam
2. Berusaha tuk mendakwahkan apa yg kita bisa
3.peduli terhadap orang mu'min lainnya
karena kita semua saudara
entah secara materil,moril,dan do'a


wallohu a'lam

Posting Komentar untuk "Sejauh mana kita mengatakan "cinta" pada islam?"

Berlangganan via Email